Pengenalan WEB dan HTML April 2, 2008
Posted by taufikassabil in Internet.1 comment so far
World Wide Web – atau yang umum disebut dengan web, adalah hubungan antar komputer yang memungkinkan komputer tersebut untuk bertukar informasi tulisan (teks), grafik dan multimedia melalui media yang disebut internet.
Komputer yang membuat seluruh web page dapat berfungsi disebut web server. Pada komputer yang terhubung ke web, dapat dijalankan aplikasi yang disebut web browser. Secara teknis, web browser sering disebut web client, yaitu sebuah program yang memungkinkan untuk melakukan kontak dengan web server dan meminta suatu infomasi ke web server. Ketika web server menerima sebuah permintaan, maka web server akan mencari informasi yang diterima, kemudian memberikan informasi tersebut ke web client melalui internet.
Secara keseluruhan, sistem tersebut berkomunikasi menggunakan sebuah bahasa yang disebut “HyperText Transfer Protocol” (HTTP).
Hypertext
Apakah yang dimaksud dengan hypertext ? Hypertext adalah sebuah tipe text yang mengandung hyperlink (atau umum disebut dengan link), yang memungkinkan pembaca untuk melompat dari satu halaman hypertext ke halaman lain.
Berbeda dengan teks biasa, hypertext memberi pembaca kemampuan untuk memilih tujuan mereka sesuai dengan isi yang mereka sukai. Seperti halnya sebuah buku, buku didesain untuk dibaca secara berurutan, halaman 2 setelah halaman 1 dan seterusnya. Tentunya kita bisa melewati beberapa halaman tanpa harus membaca halaman yang kita lewati untuk mencari suatu informasi. Namun sebagus apapun sebuah buku, tidak akan banyak membantu jika tidak disertai dengan daftar isi yang akan memudahkan pembaca untuk mencari informasi yang mereka perlukan. Begitu juga internet.
Web adalah sebuah sistem hypermedia yang sangat besar, dimana didalamnya terdapat berbagai macam informasi yang kita perlukan. Kita cukup mencarinya dan mengklik link-link yang kita butuhkan.
HTML
HyperText Markup Language (HTML) memungkinkan kita untuk menandai suatu text sehingga text tersebut berfungsi sebagai hypertext pada web. HTML memiliki simbol-simbol tersendiri yang akan memberi tahu web browser bagaimana suatu halaman web ditampilkan. Simbol ini disebut element.
Pengenalan HTML
HTML dan HTTP, keduanya diperkenalkan oleh tim Berners-Lee, yang pernah bekerja sebagai spesialis komputer dan networking pada sebuah institut research di Swiss. Dia ingin memberi kepada para pengembang institut sebuah bahasa markup yang simpel, yang dapat memungkinkan mereka untuk berbagi research paper mereka via internet. Berners Lee membuat HTML berdasarkan pada Standard Generalized Markup Language (SGML), yaitu sebuah standar internasional untuk me-markingup text yang digunakan untuk presentasi pada berbagai media. Dasar ide dari SGML adalah struktur suatu dokumen harus dipisahkan dari presentasinya.
- Struktur mengacu pada berbagai komponen atau bagian dari dokumen yang dibuat oleh author, seperti judul, paragraf, heading, dan list. Sebagai contoh, anda membaca sebuah item dalam sebuah list (sebagian besar orang mengenalnya dengan bullet list). Dalam SGML, anda memarkup item ini sebagai bulleted list, tetapi anda tidak menyatakan apapun mengenai bagaimana dia akan terlihat. Hal itu tergantung pada media apa yang akan digunakan untuk mempresentasikan item tersebut.
- Presentasi menyatakan cara berbagai macam element tersebut ditampilkan pada media, seperti sebuah komputer atau printer.
Apa kelebihan dari memisahkan struktur dari presentasi ? Ada beberapa keuntungan :
- Kebanyakan, seorang author bukanlah seorang desainer yang baik. Ini adalah kenyataan, terutama dalam sebuah organisasi yang besar, seorang penulis cukup hanya membuat tulisan saja, kemudian desainerlah yang akan mengatur tampilan dari tulisan tersebut. Ini akan sangat berguna ketika suatu perusahaan mempunyai desain tampilan pribadi, seperti standar tulisan pada Apple Computer, yang dapat kita lihat pada setiap dokumennya, memiliki desain yang sama. Seorang desainer yang meyakinkan bahwa setiap dokumen yang dibuat dalam organisasi tersebut memiliki style sesuai dengan yang telah ditentukan. Maka, SGML tidak mengandung fitur yang dapat mengontrol presentasi.
- Jika markup memiliki struktur sendiri, maka tampilan dokumen dapat diubah dengan cepat. Semuanya dapat dilakukan dengan hanya mengubah seting presentasi pada device yang akan digunakan untuk menampilkan dokumen
- Dokumen yang hanya memiliki markup struktural lebih mudah dan lebih murah dalam perawatan.
- Jika dokumen hanya mengandung struktural markup, akan lebih memudahkan orang yang memiliki batasan penglihatan atau batasan fisik lainnya.